Kecamatan

Gara-Gara Sering Berbagi,Pencalegkan Hafizan Abas Di Hadang Di KPUD Meranti

Selasa, 11 September 2018 - 10:49:39 WIB | dibaca: 751 pembaca

SELATPANJANG-Menjelang penetapan daftar calon tetap(DCT),Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD)Kabupaten Kepulauan Meranti,Menggelar tahapan pemilu yaitu tahapan uji publik,Tujuanya untuk meminta tanggapan masyarakat terkait calon anggota legislatif yang akan maju di pemilihan legislatif tahun 2019.

Abu Hamid Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Kepulauan Merant,kepada wartawan ini senin(10/9/2018) melalui selulernya menyampaikan bahwa pihaknya selaku penyelenggaran pelakaanaan pemilu telah melaksanakan tahapan pemilu yaitu uji publik.

"Dalam proses tahapan uji publik yang kita lakukan,Ada beberapa pengaduan dari masyarakat terkait dugaan curi start,Pengaduan masyarakat tersebut di alamatkan kepada Hafizan Abas anggota DPRF Kabupaten kepulauan meranti dari partai PKB.Kata Abu Hamid.

Seperti kita ketahui juga bahwasanya,Hafizan Abas juga sebagai calon anggota legislatif yang akan maju dalam pemilihan anggota legislatif dapil 1 Tebing Tinggi.

Atas pengaduan dari masyarakat tersebut,Kami komisi pemilihan umum daerah kabupaten kepulauan meranti telah melayangkan surat konfirmasi kepada DPC PKB Kabupaten Kepulauan Meranti,Dan saat ini jawaban nya telah kita terima.

Lanjut Abu Hamid lagi,Berdasarkan hasil telaah yang kita lakukan atas jawaban yang di berikan,Kami dari KPUD Kepulauan Meranti telah mengeluarkan surat,Yang intinya Hafizan Abas layak mengikuti tahapan pemilu legislatif guna masuk di dalam daftar tetap(DCT).

Sekali lagi,Sikap kpu,Hafizan Abas tetap memenuhi syarat untuk pencalonanya sebagai calon anggota legislatif

Terkait laporan masyarakat ke kpu d kabupaten kepulauan meranti,Supaya Hafizan Abas di batalkan pencalonanya sebagai calon anggota legislatif periode 2019-2024.karena sering membantu masyarakat.


Adapun bahan atau jenis lampiran pengaduan tersebut guna tidak merestui hafizan maju di pilleg antara lain,Soal aktif atau seringnya wakil rakyat tersebut berbagi dengan masyarakat,Seperti berbagi drum tadah air hujan,Ribuan kain sarung sajadah,mukena.jilbab telekung quran.bola kaki dan bantuan alat pertanian.Hanya saja bantuan rumah kepada warga tidak di masukan.


Menanggapi pengaduan tersebut,Hafizan abas mengatakan bahwa,Apa yang di tuduhkan kepada saya hal itu saya anggap biasa,Sampai menuduh saya menyogok masyarakat dengan berbagai bantuan.

Perlu saya sampaikan kembali,Apa yang saya lakukan selama ini dengan cara berbagi itu adalah sebagai kewajiban tugas keharusan bagi seorang anggota dpr yang mewakili rakyat sekaligus menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan aspirasi rakyat.


Walapun sebagian besarnya berasal dari dana pribadi,namun menurut saya apa yang saya lakukan adalah sebagai bentuk kepedulian rasa kemanusian sebagai pribadi maupun sebagai anggota dewan.


Kalaupun ada segelintir oknum yang tidak menginginkan saya membantu masyarakat dalam kegiatan sosial,pertanyaanya lalu sipa yang harus membantu masyarajat kalau bukan wakilnya.


Selaku pribadi saya memaafkan,adanya oknum yang melaporkan saya ke kpu,dan saya mohon doa kepada masyarakat agar tetap istiqomah dalam membela,membantu dan memperjuangkan kepentingan rakyat negeri ini.(red)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)