Kecamatan

Kehabisan Dana,Warga Meranti Penderita Kangker Nasofaring Ini Belum Bisa Lanjutkan Pengobatan

Jumat, 14 September 2018 - 09:06:22 WIB | dibaca: 78 pembaca

SELATPANJANG - Cendra (40) warga Jalan Kencana Gang Kapas, Selatpanjang Selatan, Kepulauan Meranti, hanya bisa terbaring lemah. Penderita Kanker Nasofaring itu tak lagi bisa melanjutkan pengobatan lantaran tak memiliki dana.


 
Ketika ditemui di kediamannya, Kamis (13/9/2018) Cendra terlihat sangat kurus. Rambutnya telah rontok akibat kemo. Kata-kata yang diucapkannya pun tak lagi jelas lantaran ada benjolan di dalam mulut sebelah kanan.

Didampingi istrinya, Fatmawati (39), Cendra menceritakan awal mula terasa sakit.Kata Cendra, waktu itu sekitar Bulan Oktober 2016. Ia merasa lehernya mengeras dan sakit. Cendra menduga sakitnya hanya sebatas salah tidur dan akan hilang dengan sendirinya.
Ads

Cendra pun minum beberapa obat yang dibelinya di warung-warung. Tapi rasa sakit itu tak kunjung hilang dan sering ia rasakan.
Untuk mengetahui penyebab pasti rasa sakitnya itu, Cendra mulai berobat ke RSUD Dorak tanggal 17 Agustus 2017. Lalu tanggal 23 Agustus 2018 dilakukan pengambilan sampel.

Saat itu lah diketahui bahwa ayah tiga anak ini mengidap penyakit Kanker Nasofaring. Cendra pun harus menjalani kemoterapi di Pekanbaru.
Kemo pertamanya sebanyak enam kali sejak Oktober 2017 hingga 1 Januari 2018.

Akibatnya, Cendra mengalami kebotakan. Berat badannya pun dari hari ke hari mulai menurun. Dari awal 72 Kg, terakhir menjadi 44 Kg.
Setelah menjalani kemoterapi, Cendra juga dioperasi. Operasinya dilaksanakan pada Bulan April 2014.
Usai operasi, sakit yang diderita Cendra tak hilang. Malah kembali ada muncul benjolan di lehernya.

Ini pula mengharuskan Cendra kembali menjalani kemoterapi.Kemo itu dilakukan Bulan Juli 2018. Rencana semula kemoterapi sebanyak 6 kali, hanya dilakukan 2 kali saja. Pasalnya Cendra tak lagi sanggup menjalani 4 kemo yang tersisa.

"Tak sanggup, kondisi badan tak mengizinkan," kata Cendra bercerita.candra harus menempuh pengobatan dengan cara radioterapi. Yaitu terapi radiasi dengan memanfaatkan sinar sebagai energi intensif membunuh sel kanker.

Niat pengobatan lanjutan itu tak bisa dijalani. Sebab, alat radioterapi di Pekanbaru rusak. Ia pun mencoba mencari tahu di Medan melalui temannya. Di Medan pun kabarnya alat radioterapi rusak.

"Katanya harus ke Jakarta kalau untuk berobat menggunakan sinar," cerita Fatmawati.Untuk berobat di Jakarta, keluarga yang hanya tinggal di rumah sewaan itu mengaku tak sanggup. Terutama pada dana keberangkatan, dana makan minum, dan dana untuk tempat tinggal selama di Ibukota Jakarta.

"Jangankan untuk ke Jakarta, untuk makan minum sehari-hari pun susah," ujar Fatmawati lagi.
Akibat dari sakit itu, keluarga Cendra telah menjual sepeda motor, serta sofa.

Anak paling tua mereka terpaksa tinggal bersama keluarga di Medan. Sementara 2 lainnya tetap di Selatpanjang dan masih sekolah (SD).
Fatmawati berharap ada uluran tangan dari masyarakat. Selain untuk biaya hidup keluarganya, juga untuk pengobatan suaminya agar bisa sembuh.
Bagi yang ingin meringankan beban keluarga Cendra, bisa menghubungi nomor hp 085365736988 dan 082381183999. No Rekening Bank BNI a.n Cendra 029 385 4934. (Goriau)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)