Politik

KPU Riau:Pasangan Calon Gubri Syamsurizal-Zeini Ismail Belum Masuk Proses Pendaftaran

Sabtu, 13 Januari 2018 - 10:16:55 WIB | dibaca: 51 pembaca

PEKANBARU-Komisi Pemilihan Umun(KPU) Provinsi Riau, Menilai proses awal atau syarat bisa dilakukanya pendaftaran tidak di penuhi oleh pasangan calon gubernur riau yaitu Drs.H Syamsurizal,MM-Zeini Ismail.

Hal ini di sampaikan oleh Komisioner KPU Riau Ilham Muhammad Nasir ketika menjawab pertanyaan wartawan ini terkait proses pencalonan pasangan cagubri Syamsurizal-Zeini Ismail.

"Sebenarnya proses awal,Atau syarat bisa dikakukannya pendaftaran tidak mereka terpenuhi,Kata Ilham.

Lanjut Ilham lagi,Dengan demikian KPU tak bisa menerima dokumen yang mereka ajukan untuk mendaftar,Guna dilanjutkan ke proses selanjutnya yaitu jd pemeriksaan dokumen.

 Andai saja sampai pada tahapan pemeriksaan dokumen,Tentunya akan ada proses yang akan di laluinya.Tentunya jika persyaratan diterima karena syarat pencalonan dan syarat calonnya lengkap,
maka diberi tanda terima. 

Jika diberi tanda terima (TT) konsekuensinya si paslon tak boleh mengundurkan diri, dan partai politik pengusul tak boleh menarik dukungan, atau mengurangi dan menambah jumlah partai pengusulnya, krn audah di TT oleh KPU.

Sambaung Ilham lagi,Terkait pendaftaran bakal paslon dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau ke KPU Provinsi Riau harus diawali dengan serah terima berkas dokumen Syarat Pencalonan dan Syarat Calon.

 Dan perlu kita sampaikan juga, Dokumen ini tidak bisa diserahkan langsung oleh si pasangan calon langsung, kecuali paslon perseorangan. 

Tapi harus diserahkan oleh partai politik pengusul dan koalisinya sesuai pasal 39 (1) Peraturan KPU 3/2017 junto PKPU 15/2017 ttg pencalonan). 

Nah,Drs H Syamsurizal MM-Zeini Ismail selaku bakal paslon tidak bisa menghadirkan unsur pimpinan parpol yang diklaimnya dari Gerindra dan PKB tibgkat prov sesuai tingkatan pilkadanya.

Dimana yang bersangkutan hanya menyampaikan secara lisan,Jika mereka  disuruh oleh Ketua DPP Gerindra Prabowo untuk datang mendaftar ke KPU.


Jika tak bisa diterima, khususnya syarat pokok dokumen, yaitu dokumen Syarat Pencalonan tak lengkap atau ada kurang 1 saja dari 6 syarat pencalonan, maka diberikan BA pengembalian dokumen, dan dianggap secara hukum saat itu belum terjadi pendaftaran. 

Hanya saja,Si paslon yang diusulkan oleh parpol dan koalisinya boleh datang kembali ke KPU pada jam dan waktu masa pendaftaran 8, 9 dan 10/2018.


Kembali kita sampaikan,Kejadian pendafaran pasangan calon Syamsurizal-Zeini Ismail itu, belum terjadi sama sekali proses pendaftaran, karena yang baru di penuhi oleh paslon tersebut hanya baru datang di bawah pkl 24.00, WIB,Artinya KPU wajib melayani dan menerima dengan baik.

Selain itu, andaikan paslon tersebut mengklaim punya SK DPP Gerindra dan PKB (B. 1-KWK) berupa SK penunjukan bakal paslon oleh DPP untuk mendaftar ke KPU, tapi parpol pengusul yang sudah mendaftar dan dokumennya sudah di TT oleh KPU, maka parpol yang bersangkutan tak boleh lagi mendaftarkan bakal paslonnya lebih dari satu.

 Dan inilah yang terjadi pada Gerindra dan PKB, sebelumnya sudah mendaftarkan paslonnya dan dokumen syarat pencalonannya oleh KPU dinyatakan lengkap dan diberikan tanda terima (TT). Sesuai pasal 6 PKPU 3/2017 jo PKPU 15/2017.

By:Defriyanto










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)