Kecamatan

Pihak Karantina Sebut,Buah Dan Sayur Import Harus Lewat Pelabuban Khusus,Ini Temuanya Di Meranti

Sabtu, 02 Desember 2017 - 11:45:45 WIB | dibaca: 131 pembaca

SELATPANJANG - Berdasarkan surat kelarifikasi ditanda tangani Kepala Balai  Karangtina Pertanian Kelas 1 Pekanbaru  Imam Djajadi,SP.MM pada tanggal 29/11/2017 yang kami terima dimeja pimpinanan redaksi selatpanjangpos pada tanggal 31/11/2017 sore dengan No 1598/TU.040/K.15.B/11/2017.
 
Sehubungan dengan pemberitaan yang disajikan media online selatpanjangpos pada tanggal 27/11/2017 pada pukul 10.57 Wib yang berjudul" Bea Cukai dan Karantina Mana.? Buah-Buahan asal luar Negeri Banjir di Selatpanjang.

Berdasarkan Pasal 14 ayat (2) Peraturan Menteri pertanian No.42 Tahun 2012 tentang tindakan karantina untuk pemasukan buah segar dan sayuran kedalam wilayah Negara Repoblik indonesia, yang berasal dari luar negeri dapat (diimpor) melalui tempat pemasukan diwilatah pedagangan bebas (Free Trade Zone) salah satunya pelabuhan batam.

Buah dan sayur impor yang masuk secara resmi melalui Batam (butir 1) hanya diperbolehkan untuk dikonsumsi terbatas diwilayah tersebut dan dilarang dilalulintaskan antar area ke area lain keluar dari kawasan perdagangan bebas.

Berdasarkan informasi petugas kami balai karantina kelas 1 pekanbaru wilayah kerja Selatpanjang di lapangan  jenis buah-buahan atau sayuran yang dilalulintaskan dari Batam Provinsi Kepulauan Riau ke Selatpanjang Provinsi  riau oleh pengusahan atas naman Aziz Girsang sebagai mana disebut pada pemberitaan selatpanjangpos adalah jenis buah Kelengkeng, Sayuran Brokoli, Sayuran Kubis, dan Cabe Kering dan komonitas tersebut di beli dari dipasar kota Batam dan dibawa dengan kapal angkutan penumpang Fery Niko Natalia Rute Batan -Tanjung Balai Karimun dan bersandar diselatpanjang miliknya (tidak termasuk yang diatur didalam peraturan no 12 th 2012) ditambah lagi sesuai dengan peraturan Menteri Pertanian No 37 th 2006 diubah dengan peraturan Menteri pertanian No 42 th 2012.

Sesuai dengan peraturan menteri pertanian No 51 th 2015 tentang jenis jenis OPTK keempat komonitas yang berasal dari daerah tersebut BEBAS dari OPTK sehingga tidak diperlukan tindakan karantina dan Tidak perlu disertai dengan seterfikat KT 12.

Namun sayangnya dari hasil petugas balai karantina kelas 1 pekanbaru wilayah kerja Selatpanjang tersebut hanya menemukan empat komonitas yakni jenis buah Kelengkeng, Sayuran Brokoli, Sayuran Kubis, dan Cabe Kering padahal dalam pantauan media ini dilapangan media ini dilapangan, sabtu (25/11/17) sore terlihat selain empat komonitas yang dibawa  Aziz Girsang asal Batam tersebut terlihat juga beberapa dus berisikan Apel Merah,Orange dan Anggur dan item itu tidak tertuang dalam surat klarifikasi tersebut.

"Meranti memang tidak wilayah FTZ dan barang yang dimasukkan dari Jakarta ke kekota batam dan tidak masalah mau dibawa kemana termasuk selatpanjang dan tidak perlu menggunakan surat. Dibalik itu juga kita memiliki keterbatasan personil diwilayah kerja Selatpanjang,kalau memang hasil temuan anggota kita dilapangan tidak sesuai,mohon sebutkan apa-apa saja barang yang dimasukkan," ucap Kepala Balai  Karangtina Pertanian Kelas 1 Pekanbaru  Imam Djajadi,SP.MM melalui Bagian Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Efendi saat dihubungi media ini melalui telepon selulernya. Jum'at (01/12/17).

Sebelumnya dari pengakuan Aziz Girsang ketika dikonfirmasi media ini sabtu (25/11/17) lalu, baru tiga bulan belakangan ini melakukan kegiatan ilegal tersebut, setelah ditanya lagi diakuinya,sudah bekali kali bahkan bertahun lamanya telah menjalankan aktivitas bongkar muat buah-buahan ilegal itu.
 
Dia juga mengakui ativitas penyeludupan buah-buahan dan sayuran dari kota batam tanpa dokumen resmi perbuatan salah dan melanggar hukum bahkan ia mengaku sering ditangkap petugas dan sudah mendapat sanksi berupa surat teguran diatas materai dari karentina agar tidak membawa buah-buahan dari wilayah batam lagi.


 
 Saya sudah sering menghadapi petugas dan sering ditangkap petugas di Batam, Tanjung Balai Karimun bahkan sebelumnya saya sudah pernah mendapat sanksi surat teguran dari karantina Kepulauan Meranti yang isinya, apa bila saya kedapatan membawa buah lagi akan disita dan dimusnahkan,saya nekat aja tetap membawanya tidak ada pake beking-beking," ucap Ajis.

Lanjutnya,"Saya hanya pemain kecil dan tidak banyak seperti bapak lihat lebih kurang 15 kardus, dalam satu minggu hanya dua kali masuk, dimeranti ini masih banyak permainan yang lebih besar kenapa tidak ada yang tangkap, jangan kita saja kalau mau tangkap - tangkap semuanya, mereka juga tidak memiliki dokumen resmi karena untuk membawa buah ini masuk keselatpanjang tidak ada karentina yang berani mengeluarkan surat izinya," bebernya.

By : Tommy/Dhame

 
 










Komentar Via Website : 4
Obat Pilek Menahun Di Apotik Kimia Farma
02 Desember 2017 - 14:40:58 WIB
Terbukti Hasiatnya <<>> http://goo.gl/vjch3u
Obat Sakit Tipes Di Apotik Kimia Farma
04 Desember 2017 - 10:22:41 WIB
Sangat ampuh dan aman di konsumsi <<<>>> http://goo.gl/zFDTji
Obat Darah Tinggi Di Apotik Kimia Farma
04 Desember 2017 - 11:16:00 WIB
Obat Darah Tinggi Di Apotik Kimia Farma

http://goo.gl/tDR7LD
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)