Politik

Riau Butuh Pemimpin Bukan Sekedar Ambisi Jadi Pemimpin,Tapi Sosok Tangguh Dan Pejuang

Rabu, 10 Januari 2018 - 12:03:26 WIB | dibaca: 58 pembaca

PEKANBARU-Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah. Selain dipengaruhi karakter dan kepribadian masing-masing yang unik, pengaruh situasi dan kondisi dari luar tidak jarang membentuk suatu karakter kepemimpinan dan gaya seseorang dalam memimpin suatu organisasi yang ia pimpin. 

Sehebat-hebatnya dan sebaik-baiknya seorang pemimpin, pasti ada saja yang menganggap ia bukan pemimpin yang baik. Demikian juga sebaliknya, pemimpin yang dianggap pribadi yang dirasa memperlakukan anak buahnya dengan tidak baik, tetap saja ada yang beranggapan ia adalah pemimpin yang baik.

Seorang pemimpin sejatinya telah mengalami berbagai pengalaman kepemimpinan. Karakternya dalam memimpin telah terbentuk sedemikian rupa sehingga ia mampu dan cakap dalam menggunakan setiap gaya kepemimpinannya, sesuai kepribadian dan juga situasi serta kondisi yang terjadi di sekitarnya untuk mencapai hasil atau target yang ia tetapkan dalam organisasi atau kelompok yang ia pimpin.

Seorang yang dianggap sebagai pemimpin biasanya juga dikenal dengan intelektual dan pengetahuannya yang dimiliki lebih dari orang-orang lain. Mereka dianggap lebih tahu dan mengerti apa yang harus direncanakan dan juga dilakukan demi kelancaran serta target yang akan dicapai bersama.

Melalui setiap idenya yang cemerlang atau dapat mengakomodir berbagai ide dari para anggota kelompok untuk menjadi suatu gagasan yang dijalankan bersama, demikianlah seorang pemimpin yang baik dalam menggunakan keunggulannya dalam berpikir.

Di samping menjadi komunikator yang baik untuk mengkomunikasikan setiap idenya pribadi, pemimpin juga perlu menjadi mediator yang baik dan penengah dalam memobilisasi dan mengakomodasi setiap ide dari para anggota. Hal ini diperlukan terutama ketika mengalami jalan buntu dalam pengambilan keputusan. 

Seorang pemimpin juga layaknya seperti akuarium yang selalu dilihat dan dinilai oleh para anggota kelompok yang mengikutinya. Bahkan setiap tindakan yang dilakukan oleh seorang pemimpin dapat menjadi suatu teladan yang dapat diikuti.

Pemimpin yang konsisten terhadap sikapnya serta tidak memiliki topeng dalam bertindak, bertutur kata dan berperilaku, akan membuat para anggota kelompok memiliki keyakinan penuh akan kepemimpinannya. 

Riau butuh pemimpin yang bukan sekedar mau dan berambisi tapi sosok pemimpin tangguh dan pejuang. Sosok ini dimiliki oleh pak Drs. H. Syamsuar dan Jenderal Edy Afrizal Natar Nasution.

Azizon Nurza, SPi, MBA, MM
Ketua Umum GEMURUH (Gerakan Masyarakat Riau Menuju Perubahan) dan Ketua Umum JANGKA (Jaringan Komunikasi Profesional Indonesia)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)